DAILY OUTLOOK

  • by

26 FEBRUARY 2021

TINJAUAN FUNDAMENTAL

EUR/USD: EURO Berhasil Mempertahankan Level Ketinggiannya.

EUR/USD tetap diperdagangkan diatas 1.22 meskipun sedikit turun dari level tertingginya. Komitmen Federal Reserve AS untuk tetap melonggarkan kebijakan moneternya telah mendorong naik sentimen pasar dan menurunkan dollar AS yang safe-haven meskipun yields AS mengalami kenaikan.

Order durable goods AS naik sebanyak 3.4% pada bulan Januari, lebih baik daripada yang diperkirakan, klaim pengangguran minggu secara mengejutkan turun ke 730.000. Sementara GDP kuartal ke empat di revisi naik ke 4.1%, sebagaimana dengan yang diperkirakan.

Pasangan matauang EUR/USD diperdagangkan diatas 1.2200 disekitar 1.2228, untuk pertama kalinya sejak awal bulan Januari, dengan kembali datangnya sentimen pasar yang “risk-on”.

Dolar AS turun, saham global mengalami kenaikan dan yields hutang pemerintah AS mencapai ketinggian baru dalam satu tahun. Matauang Bersama Eropa naik setelah tersendat – sendat selama beberapa minggu, berhasil mempertahankan momentum bullish-nya.

Kenaikan matauang Bersama Eropa di dukung data ekonomi yang bagus. Jerman mempublikasikan GFK Consumer Confidence Survey bulan Maret yang membaik ke – 12.9 dari sebelumnya – 15.5. Sementara indikator Sentimen Ekonomi Uni Eropa untuk bulan Februari keluar di 93.4 naik dari bulan sebelumnya di 91.5.

GBP/USD: Poundsterling Kembali Tertekan Ke Level Semula

GBP/USD mengalami penurunan harian yang baru selama awal perdagangan sesi Eropa, meskipun demikian dengan cepat pulih kembali memasuki awal perdagangan sesi AS, namun tidak bisa bertahan lama dan akhirnya turun balik ke posisi awal perdagangan sesi Eropa disekitar 1.4117.

Setelah kenaikan sebelumnya di area 1.4170, pasangan matauang ini mengalami aksi jual dan turun sekitar 50 pips. Meskipun demikian kombinasi beberapa faktor telah membantu menahan penurunan lebih lanjut bahkan membantu GBP/USD mendapatkan perhatian untuk dibeli di dekat area 1.4120.

Pounsterling Inggris tetap kuat didukung oleh kecepatan imunisasi coronavirus yang mengesankan dan rencana pemerintah Inggris untuk melonggarkan langkah lockdown saat ini.  Kenyataannya, PM Johnson telah mengungkapkan rencana 4 langkah untuk mengakhiri restriksi di Inggris sampai tanggal 12 Juni.

Kombinasi beberapa faktor diatas telah menaikkan harapan akan pemulihan ekonomi yang cepat dan menekan prospek pemotongan bunga lebih lanjut oleh BoE. Ditambah lagi dengan kecenderungan jual dollar AS yang menguasai pasar, terus memberikan dukungan terhadap GBP/USD.

USD tertekan oleh komentar yang dovish dari Gubernur the Fed Jerome Powell, yang memastikan lagi, bahwa tingkat bunga akan tetap rendah untuk jangka waktu yang lama. Terlepas dari ini, nada yang bullish di pasar keuangan, lebih jauhnya menekan USD yang relatif safe-haven.

AUD/USD

USD/CHF

USD/JPY: Yen Jepang Naik Ke Level Tertinggi Dalam Lima Bulan Di Atas 106.0

USD/JPY telah diperdagangkan antara kisaran 105.85 dan 106.43 pada hari Jumat menyusul serangkaian peristiwa data domestik dan tindakan di Wall Street tetapi pasangan ini masih berhasil mencetak tertinggi baru bahkan ketika harga ekuitas memperpanjang kerugian.

Ada reli pada pergerakan greenback dan sekali lagi di sesi Asia karena laju aksi jual treasury AS yang meningkat tajam meskipun ada komentar dovish dari Fed.

Pemerintah Jepang akan mengakhiri keadaan darurat di prefektur Osaka, Kyoto, Hyogo, Aichi dan Gifu pada akhir bulan, Reuters melaporkan pada hari Kamis, mengutip Kyodo News.

Risiko terhadap prospek ekonomi dan inflasi cenderung turun, Reuters melaporkan, mengutip komentar dari Seiichi Shimizu, pejabat senior Bank of Japan (BOJ).

“Berbagai ketidakpastian muncul atas prospek inflasi Jepang.”

“Harga konsumen cenderung tetap negatif untuk sementara waktu karena faktor satu-satunya, secara bertahap naik setelahnya seiring dengan perbaikan ekonomi.”

“Risiko terhadap ekonomi dan prospek harga cenderung turun.”

“Kenaikan tajam saham uang Jepang baru-baru ini karena stimulus pemerintah yang besar dan pinjaman agresif oleh bank.”

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.