DAILY OUTLOOK

27 JANUARY 2021

TINJAUAN FUNDAMENTAL

EUR/USD 27 Januari 2020: Naik Ke Atas 1.2150 Karena Turunnya USD

EUR/USD lompat kembali keatas 1.2150 dengan saham – saham berbalik positip menjelang komentar mengenai stimulus fiskal AS, setelah sebelumnya berada pada posisi dibawah dengan kesediaan Biden untuk bernegosiasi mengenai rencana stimulus yang diajukannya yang berarti akan terjadi suatu penundaan. Keprihatinan terhadap pembagian vaksin juga membebani euro.

Kesediaan Biden untuk mendiskusikan rencana undang – undang stimulusnya senilai $1.9 triliun dengan Republikan dan menurunkan ruang lingkup paket final membuat para investor kuatir.

Saham berada pada posisi dibawah dan dolar AS yang safe-haven mengalami kenaikan. Biden bersedia menurunkan nilai stimulus menjadi $1.4 triliun. Sementara pasar bisa menerima nilai sebesar $1.1 sampai $1.5 triliun, setiap penundaan menyebabkan kegelisahan pasar.

EUR/USD juga tertekan dengan perkembangan politik di Eropa. PM Itali Giuseppe Conte akan mengundurkan diri pada hari Selasa sebagai taktik sebelum membentuk pemerintahan yang baru. Ketidak stabilan politik selalu berdampak negatif.

Jerman dan Perancis sedang mempertimbangkan untuk memperketat restriksi karena naiknya kasus Virus Corona di Eropa. Sementara Belanda mengalami demonstrasi dan bentrokan fisik dari para demonstran yang menolak lockdown yang berkepanjangan.

Para pemimpin Eropa bertambah frustrasi dengan tertundanya “supply” vaksin dari Pfizer dan Astra Seneca. Negara – negara di Eropa ketinggalan dalam hal vaksinisasi dibandingkan dengan Inggris dan AS.

Johnson and Johnson akan segera melaporkan fase ketiga dari uji coba vaksin Covid nya dengan data pendahuluan yang menjanjikan. Solusi satu kali suntikan ini bisa menjadi imunisasi keempat di Uni Eropa. Setiap perkembangan yang positif akan mendorong naik euro dan membebani dolar AS yang safe-haven.

Technical Analysis EURUSD in H4 Time Frame (Update Jan 27th, 2021)

GBP/USD 27 Januari 2020:Naik ke Atas 1.37 Karena Membaiknya Sentimen Pasar & Data Pekerjaan yang Kuat.

GBP/USD diperdagangkan diatas 1.37, dengan membaiknya sentimen pasar yang sedang menantikan stimulus AS dan angka tingkat pengangguran Inggris keluar lebih baik daripada yang diperkirakan di 5% pada bulan November. Investor terus memperhatikan stimulus AS dan berita vaksin.

Tingkat pengangguran Inggris naik dari 4.9% ke 5% pada bulan November, namun masih lebih baik daripada yang diperkirakan sebesar 5.1% dan secara absolut masih dianggap rendah. Sementara ada kejutan dari Average Earnings yang mengalami kemajuan dengan kenaikan 3.6% per tahun. Claimant Count Change juga naik sebanyak 7000 melebihi daripada yang diperkirakan.

Skema cuti yang berhasil dari Inggris adalah alasan dibalik masih kuatnya “employment” di Inggris dan kemungkinan akan terus diperpanjang sebanyak yang diperlukan. Vaksinisasi terlah berhasil mencapai 10% dari populasi dengan kecepatan mendekati target 500.000 orang per hari.

Dolar AS yang safe-haven mengalami kenaikan ditengah keprihatinan rencana stimulus Biden akan tertunda atau tidak jadi. Biden mau menegosiasikannya dengan Republikan dan pasar kuatir momentumnya hilang. Pasar mungkin memperkirakan jumlahnya turun dari rencana stimulus $1.9 triliun menjadi dibawah $1triliun.

Technical Analysis GBPUSD in H4 Time Frame (Update Jan 27th, 2021)

AUD/USD 27 Januari 2020: Bullish oleh Laju Inflasi & Ekonomi yang pulih lebih cepat di Australia

Aussie yang dibuka lebih tinggi dari penutupan sebelumnya  berusaha bergerak kuat  mendekati posisi resisten kuat hariannya ditengah pergerakan rebound dolar AS sebagai safe haven dan beberapa rilis data ekonomi Australia yang mixed.

Laju inflasi tahunan di Australia secara tidak terduga berada di 0,9% dalam tiga bulan hingga Desember 2020, dibandingkan dengan ekspektasi pasar dan angka kuartal sebelumnya sebesar 0,7%. Ini adalah data tertinggi dalam tiga kuartal, karena ekonomi pulih lebih jauh dari guncangan pandemi Virus Corona.

Namun indeks kepercayaan bisnis National Australia Bank turun menjadi 4 pada Desember 2020 dari 13 pada November. Pembacaan terakhir berada di bawah level rata-rata, yang mencerminkan dampak wabah Virus Corona di Sydney.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat  di awal pasar uang Asia  setelah  down  sesi sebelumnya. Dolar AS menguat merespon kekhawatiran atas peluncuran vaksin dan juga prospek stimulus fiskal AS.

USD/CHF

USD/JPY 27 Januari 2021: Yen Jepang Masih Tertekan oleh Pandemi

Yen pada sesi Asia Rabu (27/01) yang dibuka sama dari posisi penutupan sesi sebelumnya, bergerak bullish mendekati posisi resisten kuat hariannya oleh pergerakan rebound dolar AS.  Yen menguat di tengah tingginya minat perdagangan safe haven menanti pengumuman kebijakan moneter Fed terbaru.

Yen tertekan dengan kondisi kasus Virus Corona di Jepang, dimana lebih dari 15.000 pasien di negara itu berada dalam daftar antrian untuk rumah sakit dan beberapa pasien Virus Corona dilaporkan meninggal dirumah karena menunggu antrian.

Sementara itu Dewan Perwakilan Rakyat Jepang pada hari Selasa akan menyetujui anggaran tambahan ketiga untuk tahun fiskal 2020 sebesar 19,18 triliun yen (185 miliar dolar AS) untuk mendanai langkah-langkah tambahan pemerintah untuk melawan pandemi virus corona.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak kuat  di awal pasar uang Asia  setelah  down  sesi sebelumnya. Dolar AS menguat merespon kekhawatiran atas peluncuran vaksin dan juga prospek stimulus fiskal AS.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.