DAILY OUTLOOK

29 April 2021

TINJAUAN FUNDAMENTAL

EUR/USD: EURO Turun Dibawah 1.21 Akibat HICP Jerman & PDB AS

EUR/USD berkurang dari puncak multi-hari ke 1,2130, naik 0,05% intraday saat menjelang sesi Eropa hari ini. Pidato ‘Kongres Bersama’ pertama Presiden AS Joe Biden mungkin penyebab pullback terbaru pasangan mata uang utama. Selain itu, sentimen hati-hati pasar menjelang angka inflasi utama Jerman dan PDB AS Kuartal 1. Berdasarkan data terbaru dari Federal Reserve St. Louis, ekspektasi inflasi AS, yang diukur dengan tingkat inflasi impas 10 tahun, melonjak menjadi 2,41% pada hari Rabu untuk mencapai level tertinggi sejak April 2013.

Sementara indikator utama untuk tekanan harga terus merefleksikan kekhawatiran, yang juga mendukung aset safe-haven seperti Dolar AS dan emas, Federal Reserve AS (Fed) mempertahankan kebijakan uang yang mudah. Tidak hanya harapan pelonggaran moneter yang diperpanjang oleh Fed, tetapi stimulus fiskal raksasa Biden juga kemungkinan besar mendorong inflasi lebih jauh ke utara, yang pada gilirannya dapat mengingatkan kembali kekhawatiran reflasi dan pemulihan Dolar AS yang sangat ditunggu-tunggu. Presiden AS Biden mendesak Kongres agar mengembalikan $ 4,0 triliun pembelanjaannya dan membiarkan warga Amerika terkaya membayarnya. Pemimpin Demokrat itu secara mengejutkan terdengar keras pada Rusia dan Tiongkok selama pidato pertamanya di hadapan pembuat kebijakan AS.

Di halaman yang berbeda, desakan Tiongkok untuk hubungan yang lebih kuat di Asia Selatan dan pengakuan formal Inggris kepada duta besar Uni Eropa (UE) untuk pertama kalinya setelah Brexit mendukung optimisme pasar di tengah kalender tipis di Asia dan di Jepang. Di tengah permainan ini, saham berjangka tetap menawar tetapi imbal hasil Treasury AS mencari petunjuk baru. Selanjutnya, Indeks Dolar AS (DXY) membalik penurunan awal Asia dan memantul dari level terendah sejak 26 Februari.

Selanjutnya, pembacaan awal Indeks Harmonisasi Harga Konsumen Jerman untuk bulan April, diharapkan tetap tidak berubah sekitar 2,0% YoY, pada awalnya akan menjadi penting karena pembuat kebijakan Jerman telah mencoba memperbarui pembicaraan tapering. Sebelum itu pidato Wakil Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Luis De Guindos dan data sentimen tingkat kedua dapat menawarkan arah menengah untuk harga EUR/USD. Namun, perlu dicatat bahwa prakiraan pertama untuk PDB AS Kuartal 1 akan menjadi kunci karena angka pertumbuhan utama diperkirakan akan melonjak dari 4,3% menjadi 6,5% YoY.

GBP/USD: Sterling Naik Setelah Pengumuman FOMC AS

GBP/USD diperdagangkan naik ke 1.3935, sedikit turun dari ketinggian hariannya, setelah the Fed tetap mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah dan mengakui menguatnya ekonomi AS. Keprihatinan mengenai Brexit dan optimisme mengenai kampanye vaksin Inggris saling menyeimbangkan satu dengan yang lain.

Pasangan matauang GBP/USD sempat naik ke 1.3950, level satu minggu tertinggi  setelah komentar dari kepala Federal Reserve AS Jerome Powell, kebanyakan optimistik namun pada saat yang bersamaan mengulangi pesannya yang terkenal untuk berhati-hati dengan pemulihan ekonomi dan masa depan dari inflasi dan employment AS.

Dolar AS jatuh dengan para investor menjadi lebih optimistik, dan mencari assets dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Poundsterling mendapatkan dukungan naik tambahan karena berita yang mengatakan bahwa parlemen Uni Eropa telah memberikan waktu untuk pemungutan suara final terhadap perdagangan Brexit dan kesepakatan keamanan, dengan hasil 660 suara setuju sementara 5 menentang.

AUD/USD: Aussie Naik Ditengah Pelemahan USD Di Dukung Oleh Penguatan Harga Komoditas Unggulan

Pair AUDUSD pada sesi Asia Kamis (29/4/2021) bergerak kuat melanjutkan bullish sesi sebelumnya yang mendekati  resisten kuat hariannya. Aussie melaju di posisi tertinggi 5 pekan di tengah pelemahan dolar AS serta kekuatan harga komoditas unggulan.

Imbal hasil obligasi lokal 10-tahun bertahan di posisi terendah 8-minggu menjadi 1,693%, sementara yield obligasi AS 10-tahun  turun ke terendah 5-minggu menjadi 1,61%.

Dolar AS terjun ke posisi terendah 2 bulan merespon komentar Ketua Fed Jerome Powell  bahwa pemulihan ekonomi AS tidak merata dan jauh dari selesai  meskipun  inflasi dapat meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

Kekuatan aussie juga di-support oleh pergerakan kuat di pasar komoditas, dimana komoditas unggulan aussie seperti harga tembaga dan bijih besi  mencapai posisi tertinggi 1 dekade lebih. Demikian juga harga emas serta minyak mentah yang menguat dan mendukung perdagangan aset risiko.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak lemah di pasar uang Asia yang terjun ke terendah 2 bulan setelah sebelumnya bearish. Kekuatan dolar AS tertekan oleh komentar Jerome Powell dan turunnya imbal hasil obligasi AS di kisaran terendah 5 pekan ke posisi 1,61%.

USD/CHF

USD/JPY: Yen Bearish Di Tengah Liburnya Pasar Keuangan Jepang Pada Hari Ini

Pair USDJPY pada sesi Asia Kamis (28/4/2021)  bergerak lemah  melanjutkan bearish sesi sebelumnya  yang turun mendekati support kuat hariannya. Pair tertekan oleh pelemahan dolar AS  di tengah liburnya pasar keuangan Jepang hari ini.

Dolar AS terjun ke posisi terendah 2 bulan merespon komentar Ketua Fed Jerome Powell  bahwa pemulihan ekonomi AS tidak merata dan jauh dari selesai  meskipun  inflasi dapat meningkat dalam beberapa bulan mendatang. Seperti yang diperkirakan sebelumnya, Federal Reserve umumkan tidak mengubah kebijakan longgarnya dengan kisaran suku bunga 0-0,25 persen.

Sebelumnya Bank of Japan juga mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah di -0,1% dan mempertahankan target untuk imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun di sekitar 0% selama pertemuan April, tetapi memangkas tingkat inflasi konsumennya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak lemah di pasar uang Asia yang terjun ke terendah 2 bulan setelah sebelumnya bearish.

Kekuatan dolar AS tertekan oleh komentar Jerome Powell dan turunnya imbal hasil obligasi AS di kisaran terendah 5 pekan ke posisi 1,61%.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.