DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

5 FEBRUARI 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD Kenaikan US Dollar Terus Menekan EMAS

Harga emas dan perak berjangka diperdagangkan turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat sebagian besar karena menguatnya indeks dolar AS yang menyentuh ketinggian selama dua bulan. Sementara harga emas menyentuh kerendahan selama dua minggu. Selain itu, pergerakan naik pasar saham telah membuat pemulihan yang kuat pada minggu ini dengan indeks dolar AS diperdagangkan dekat rekor ketinggian yang dicapai baru – baru ini yang berdampak negatip terhadap metal yang safe-haven.

Kenaikan dolar dan imbal hasil pada Kamis terjadi setelah data yang menunjukkan klaim pengangguran mingguan AS turun 4% minggu lalu, mencatat penurunan mingguan ketiga mereka yang menunjukkan pemulihan ringan di pasar tenaga kerja.

Emas berjangka kontrak bulan April turun $46.30 di $1,788.60 per ons dan perak Comex bulan Maret turun $0.244 di $26.635 per ons.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam, dengan saham – saham Asia kebanyakan turun dan saham – saham Eropa naik sedikit. Indeks saham AS mengarah sedikit naik pada saat perdagangan sesi New York dimulai dan kemudian membuat pemulihan yang kuat setelah penurunan baru – baru ini. Indeks saham AS naik mendekati rekor ketinggian dengan bagusnya sentimen terhadap resiko pada minggu ini. Stimulus baru AS sedang terus diusahakan untuk membantu orang – orang Amerika dan kemungkinan terjadi pada minggu depan.

Berita dari Food and Agriculture Organization dibawah PBB mengatakan bahwa indeks harga makanan naik ke level tertinggi dalam hampir 7 tahun. Ini adalah petunjuk dini bahwa inflasi harga dari para produsen dan konsumen bisa meningkat pada bulan – bulan yang akan datang.

OIL (CLR): Minyak Terdukung Pengurangan Produksi OPEC & Penurunan Pasokan AS

Harga minyak memperpanjang kenaikan pada hari Kamis (04/02) setelah aliansi produsen OPEC + memutuskan kebijakan pengurangan produksi dan pasokan minyak mentah AS turun.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 46 sen, atau 0,83% menjadi $ 56,15 per barel setelah mencapai tingkat penyelesaian tertinggi dalam satu tahun pada hari Rabu.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 40 sen, atau 0,68% menjadi $ 58,86 per barel, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 21 Februari tahun lalu.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, memperpanjang pakta pasokan minyaknya pada level yang ada pada hari Rabu, menunjukkan bahwa produsen setuju untuk pemotongan tersebut menguras persediaan sementara ketidakpastian tetap mengenai prospek untuk pemulihan di permintaan saat pandemi Virus Corona masih ada.

Sebuah dokumen yang dilihat oleh Reuters pada hari Selasa menunjukkan bahwa OPEC memperkirakan pemotongan produksi untuk menjaga pasar dalam defisit sepanjang tahun 2021, meskipun kelompok tersebut mengurangi perkiraan permintaannya.

Juga mendukung harga, pasokan minyak mentah AS turun 994.000 barel pekan lalu menjadi 475,7 juta barel, level terendah sejak Maret, Administrasi Informasi Energi AS mengatakan pada hari Rabu. Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan kenaikan 446.000 barel.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.