DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

16 MARET 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD: Emas Naik Karena Short Covering dan Value Buying

Harga emas naik moderat pada awal perdagangan sesi AS hari Senin, karena aksi “short-covering” oleh para trader futures jangka pendek dan sebagian karena  pembelian di harga yang dipandang rendah (Value Buying) di pasar fisik tunai.

Emas berjangka kontrak bulan April naik $8.90 ke $1,728.80 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Mei naik $0.254 ke $26.165 per ons.

Pasar saham global bervariasi dan kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah sedikit naik pada saat perdagangan sesi New York dimulai.

Para investor dan trader memulai minggu perdagangan yang baru dengan lebih fokus kepada prospek pertumbuhan ekonomi global dan pandemik yang berhasil ditekan oleh karena kenaikan level vaksin, sehingga kurang fokus lagi dengan kenaikan yields obligasi pemerintah yang belakangan ini terus mengalami kenaikan sehingga membuat pergerakan naik di pasar saham. Yields Treasury Notes AS 10 tahun saat ini berada pada 1.613%.

Pasar saat ini sedang menantikan pertemuan Federal Reserve Open Market Committee (FOMC) selama dua hari, dimulai Selasa pagi dan berakhir pada Rabu sore, dengan pernyataan dan proyeksi ekonomi AS yang baru. Sementara diperkirakan tidak aka nada perubahan dalam hal kebijakan moneter pada pertemuan minggu ini, para trader akan meneliti dengan seksama perkataan dari the Fed mengenai prospek pertumbuhan ekonomi AS dan inflasi AS.

Review Pergerakan Emas (XAUUSD) Senin, 15 Maret 2021 = 12.88 Points
Analisa Teknikal Emas (XAUUSD) dalam rentang waktu 4 Jam, jika harga breakout resisten di 1739 kemungkinan Emas akan mencoba menguji resisten selanjutnya di 1760 sampe 1784 sebagai resisten terjauhnya… support or pasang stop loss di bawah garis trendline yang tengah… Jika break kebawah, waspadai penurunan sampai area 1707 dan level psikologis emas di 1700.

OIL (CLR): Minyak Turun Tertekan Penguatan US Dollar

Pada awal perdagangan sesi Asia dan Eropa, memulai minggu perdagangan yang baru, harga minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) yang mengalami kerugian sebanyak 1% pada minggu lalu, diperdagangkan dengan mendatar di sekitar $65.55, sebelum akhirnya turun ke $65.25 pada perdagangan sesi Amerika Serikat.

Pada awalnya, Reuters melaporkan bahwa ekspor minyak mentah AS ke India pada bulan Februari 2021, sudah melewati ekspor Arab Saudi ke India. Menurut Reuters, para refiners mendorong pembelian minyak mentah AS dalam harga yang lebih murah yang mencetak rekor dimana hal ini meng-offset dampak yang positip terhadap harga yang berasal dari pemangkasan produksi minyak mentah OPEC+.

Penurunan harga minyak mentah WTI AS ke 65.25 disebabkan karena naiknya dollar AS.

Dolar AS tetap kuat, mendapatkan dukungan dari ekspektasi akan pemulihan ekonomi AS dari dampak pandemik yang relatif lebih cepat dan kenaikan yang tajam dalam yields obligasi AS. Para investor tetap optimis mengenai outlook dari ekonomi AS ditengah cepatnya vaksinasi virus corona dan dikeluarkannya stimulus fiscal AS yang massif.

Dijadikannya usulan paket stimulus fiskal senilai $1.9 triliun menjadi undang – undang, memberikan dorongan yang kuat terhadap outlook jangka pendek bagi ekonomi AS.

Reflasi dalam perdagangan telah menaikkan spekulasi akan kemungkinan kenaikan inflasi AS dan menaikkan keraguan bahwa the Fed akan mempertahankan tingkat bunga yang ultra rendah dalam jangka waktu yang lebih lama lagi.

Hal ini pada gilirannya, mendorong naik yields obligasi pemerintah benchmark 10 tahun ke rekor tertinggi yang lebih dari satu tahun, dan dipandang sebagai bagian dari faktor yang memberikan keuntungan bagi pergerakan naik USD dan otomatis membebani harga minyak mentah WTI.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.