DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

9 APRIL 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD: Emas Naim Karena Turunnya Yield AS Dan US Dollar

Harga emas naik dan menyentuh ketinggian tiga minggu pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis kemarin. Metal kuning berharga ini telah berhasil memperbaiki postur tehnikalnya baru-baru ini, sehingga mengundang para trader futures jangka pendek untuk masuk dengan posisi beli di pasar.

Melemahnya indeks dollar AS pada minggu ini juga mendukung kenaikan harga emas. Emas berjangka kontrak bulan Juni naik $13.20 ke $1,755.00 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Mei naik $0.173 ke $25.42 per ons.

Pasar saham global kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Indeks Dow Jones dan S&P 500 mencetak rekor pada minggu ini.

Para trader dan investor terus menunjukkan sedikit keengganan terhadap resiko dan hal ini mendorong naik pasar saham yang membatasi kenaikan dari emas yang safe-haven.

Risalah pertemuan Federal Reserve Open Market Committee (FOMC) pada bulan Maret yang dirilis pada hari Rabu malam tidak menunjukkan adanya kejutan.

The Fed tetap berjanji akan menjaga kebijakan moneter tetap akomodatif untuk masa yang akan datang.

Ada keresahan masyarakat dan kerusuhan di Irlandia Utara pada hari Kamis yang sedang terus dimonitor pasar. Banyak yang percaya keadaan akan semakin bertambah buruk dengan Inggris sedang mencoba menerapkan peraturan di daerah tersebut setelah Brexit. 

Review Pergerakan Emas, Kamis 8 April 2021
Technical Analysis GOLD (XAUUSD) in Weekly Chart using Fibo & Fan (Update, April 9th, 2021)

OIL (CLR): Minyak Bergerak Di Rentang Harga Terbatas

Harga minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) terus berkonsolidasi dalam rentang harga yang terbatas antara level $59.00 sampai $60.00.

Partisipan pasar minyak mentah terus menimbang-nimbang antara hal yang positif bagi harga minyak mentah WTI, yaitu prospek reboundnya ekonomi global sebagai akibat dari keberhasilan vaksin (yang dipimpin oleh pertumbuhan ekonomi AS yang kuat) melawan keprihatinan atas permintaan minyak jangka pendek, sebagai akibat dari naiknya infeksi corona virus di sejumlah negara Eropa dan negara pengkonsumsi minyak mentah lainnya  WTI sekarang sedang

Saat ini WTI diperdagangkan tepat diatas $59.70, minyak mentah WTI gagal mengambil keuntungan dari turunnya dollar AS sebagai akibat dari turunnya yields obligasi pemerintah AS dan naiknya saham – saham AS dengan indeks dow jones dan S&P 500 mencetak rekor teringgi serta terus positipnya pemulihan ekonomi AS, ditengah data ekonomi yang kuat.

Beberapa hal yang menekan harga minyak mentah WTI antara lain, keprihatinan atas naiknya inventori minyak mentah WTI dan bertambahnya restriksi di Eropa. Di Eropa harapan untuk keluar dari krisis covid lebih cepat tetap merupakan ilusi. Eropa tergantung berat terhadap AstraZeneca yang bermasalah dengan penggumpalan darah akibat vaksin.

Sementara itu Jerman sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang lockdown. Perancis tetap berada di bawah restriksi yang keras dan Itali juga lumpuh. Virus corona terus menyebar membebani pemulihan.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.