DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

14 APRIL 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD: Harga Emas Naik Di Dukung Kenaikan Data Inflasi Yang Melebihi Estimasi

Harga emas mengalami rally ke ketinggian harian setelah keluarnya laporan Consumer Price Index (CPI) AS yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan dan kekuatiran akan inflasi yang bermasalah. Emas berjangka kontrak bulan Juni naik $14 ke $1,746.70 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Mei naik $0.583 ke $25.45 per ons.

Laporan mengatakan bahwa Consumer Price Index (CPI) AS naik 0.6% pada bulan Maret, setelah kenaikan sebesar 0.4% pada bulan Februari. Data ini sedikit lebih kuat daripada yang diperkirakan. Konsensus memperkirakan kenaikan sebesar 0.5%. Kenaikan bulanan di bulan Maret ini adalah kenaikan terbesar sejak kenaikan 0.6% pada bulan Agustus 2012.

Laporan ini juga mengatakan bahwa angka inflasi tahunan umum naik 2.6% pada bulan Maret. Dengan mengeluarkan harga energi dan makanan yang volatile, inflasi inti naik 0.3% yang juga lebih tinggi daripada yang diperkirakan oleh para ekonom sebesar 0.2%.

Dollar AS telah naik duluan sebelum data CPI dikeluarkan, naik bersamaan dengan naiknya yields obligasi AS, karena ekspektasi akan naiknya data CPI AS. Dengan dollar AS telah naik duluan sebelum data CPI keluar, maka pada saat data CPI keluar, bahkan apabila angkanya naik sesuai dengan yang diperkirakan maka dollar AS akan berbalik turun karena pasar mengalami apa yang dinamakan dengan “buy the rumor, sell the fact”.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai, karena konsolidasi teknikal dari keuntungan yang tinggi sebelumnya, dimana indeks saham mencetak rekor harga diketinggian.

Review Pergerakan Emas (XAUUSD) Selasa, 13 April 2021 = 25.23 Points atau setara dengan $2,523

OIL (CLR): Harga Minyak Melonjak Naik Akibat Naiknya Proyeksi Permintaan Minyak Global

Di dalam laporan bulanannya yang terbaru, the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak mentah global pada tahun 2021 menjadi 5.95 juta barel per hari dari sebelumnya 5.89 juta barel per hari.

Selain itu, laporan tersebut mengatakan bahwa ada penurunan inventori minyak mentah global sejak pertengahan 2020 dan hal ini diperkirakan akan terus berlangsung pada bulan – bulan yang akan datang.

Pertumbuhan konsumsi minyak mentah yang signifikan diperkirakan akan terjadi pada kuartal ke dua dan ketiga dari tahun ini.

Sementara itu permintaan gasoline pada tahun 2021 diperkirakan tidak akan melampaui level 2019 karena terjadinya pandemi akibat Virus Corona.

Harga minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) mengalami kenaikan akibat laporan bulanan yang terbaru yang dikeluarkan oleh OPEC dan diperdagangkan disekitar $60.10, kenaikan hampir 1% secara basis harian.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.