DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

26 APRIL 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD: Emas Jatuh Seiring Meningkatnya Imbal Hasil Treasury

Emas berjangka jatuh pada hari Jumat (23/4) untuk berbelok sedikit lebih rendah untuk pekan ini, seiring data yang menunjukkan lonjakan penjualan rumah baru AS memicu kenaikan imbal hasil Treasury, dan menumpulkan daya tarik investasi logam mulia.

Namun, Biro Sensus AS melaporkan pada hari Jumat (23/4)  bahwa penjualan rumah baru AS terjadi pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 1,021 juta pada bulan Maret – laju tercepat penjualan rumah baru sejak 2006.

Emas untuk pengiriman Juni kehilangan $ 4,20, atau 0,2%, untuk berakhir di $ 1,777.80 per ounce di Comex, sementara perak pengiriman Mei turun 11 sen, atau 0,4%, menjadi hampir $ 26,08 per ounce.

Analis pasar di salah satu broker global mengatakan bahwa fokus saat ini tertuju ke The Fed di tengah baru-baru ini kita melihat peningkatan yang signifikan dalam data ekonomi AS. Itu meningkatkan spekulasi bahwa The Fed mungkin akan menandai niatnya untuk memangkas langkah-langkah stimulus daruratnya dalam beberapa bulan mendatang.

Namun ada unsur keraguan karena orang-orang hanya terlihat menunggu apa yang akan dikatakan oleh The Fed sebelum secara pasti melangkah dalam jangka panjang.

Review Pergerakan Emas (XAUUSD) Jumat, 23 April 2021 = 25,90 Points atau setara dengan $2,590

OIL (CLR): Minyak Berjangka Ditutup Lebih Tinggi

Dibayangi oleh kekhawatiran akan melambatnya permintaan bahan bakar karena memburuknya kasus Virus Corona di India dan Jepang telah menekan turun pergerakan harga minyak di sesi perdagangan Eropa ke level rendahnya di $61.35.

Namun akhirnya minyak berjangka ditutup lebih tinggi pada hari Jumat (23/4), seiring beberapa data ekonomi AS yang optimis mendorong prospek permintaan energi, tetapi harga mencatat kerugian untuk minggu ini.

Kerugian untuk minggu ini “dijamin,” terutama dengan India yang terus memiliki masalah nyata dengan peningkatan kasus Virus Corona, kata Tariq Zahir, anggota pengelola di Tyche Capital Advisors. “Ke depan, semuanya tentang permintaan.”

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik 71 sen, atau 1,2%, menjadi $ 62,14 per barel di New York Mercantile Exchange. Untuk minggu ini, harga turun 1,6%, menurut data FactSet.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.