DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

29 APRIL 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD: Harga Emas Naik Setelah Keluarnya FOMC AS

Harga emas naik setelah keluarnya hasil dari pertemuan FOMC the Fed, meskipun sempat turun karena aksi ambil untung dari para trader futures jangka pendek. Emas berjangka kontrak bulan Juni naik $3.10  ke $1,781.70 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Juli turun $0.34 ke $26.11 per ons.

Pasar saham global bervariasi dengan kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat perdagangan sesi New York dimulai. Event ekonomi utama pada minggu ini adalah pertemuan Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC) yang dimulai pada Selasa pagi dan berakhir pada Rabu sore dengan sebuah pernyataan dan konferensi pers dari kepala the Fed Powell.

Federal Reseve AS tetap mempertahankan tingkat bunganya tidak berubah sambil mengakui kemajuan ekonomi AS yang ditandai juga dengan naiknya inflasi sebagai sesuatu yang bersifat transitory. Bank sentral AS hanya membuat penyesuaian minor terhadap pernyataan yang menyertai laporan FOMC. Para pembuat kebijakan keuangan di AS ini melihat inflasi dan employment di AS mengalami sedikit kemajuan yang bersifat transitory. Dolar AS turun setelah pengumuman FOMC dikeluarkan yang membantu naiknya harga emas.

Selain itu Biden akan membicarakan di depan Kongres AS program belanja pemerintah yang besar dalam rangka melepaskan ekonomi AS dari cengkeraman pandemi, berupa “American Families Plan” senilai $1.8 triliun dimana $1 triliun adalah untuk belanja dan $800 juta untuk pemotongan pajak dan kredit untuk keluarga Amerika yang berpenghasilan menengah kebawah. Rencana 10 tahun ke depan ini sebagian didanai oleh kenaikan pajak dan orang -orang kaya.

OIL (CLR): Harga Minyak Naik Ke Ketinggian Satu Minggu

Harga minyak mentah benchmark Amerika , West Texas Intermediate (WTI) naik ke ketinggian selama satu minggu pada hari Rabu, didorong oleh ekspektasi naiknya permintaan minyak mentah yang akan menghapus ketakutan akan dampak dari meningkatnya kasus virus corona di India.

Selain itu, inventory minyak mentah AS yang lebih kecil daripada yang diperkirakan juga memberikan dorongan yang positip terhadap kenaikan harga minyak mentah WTI.

Energy Information Administration (EIA) mempublikasikan laporan mingguan yang mengatakan bahwa perubahan persediaan minyak mentah di AS untuk minggu yang berakhir pada tanggal 23 April 2021, adalah sebanyak +0.1 juta barel. Angka ini adalah lebih kecil daripada yang diperkirakan konsensus pasar sebesar +0.6 juta barel.

Harga minyak mentah WTI melanjutkan rally hariannya setelah keluarnya laporan dari EIA ini, naik 1.7% secara basis harian ke $64.07, sebelum akhirnya kembali turun sedikit ke $63.74, setelah perincian dari laporan EIA menunjukkan kenaikan di dalam refinery dan impor minyak mentah AS, dibandingkan dengan angka minggu lalu, sementara angka supply minyak mentah AS ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun yang lalu.

Input refinery minyak mentah AS rata-rata adalah 15.0 juta barel per hari pada minggu yang berakhir 23 April 2021, yang adalah 253.000 barel per hari lebih banyak dibandingkan dengan rata-rata pada minggu sebelumnya. Impor minyak mentah AS rata-rata sebanyak 6.6 juta barel per hari, naik sebanyak 1.2 juta barel per hari dari minggu lalu. Total produk yang di supply rata-rata selama empat minggu terakhir adalah sebanyak 19.7 juta barel per hari, naik sebanyak 35.5% dari tahun yang lalu.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.