DAILY OUTLOOK COMMODITIES XAU & OIL

7 Mei 2021
Tinjauan Fundamental

XAU/USD: Emas Naik Karena Banyak Faktor Fundamental Yang Mendukung

Harga emas naik pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis kemarin, sebagian disebabkan oleh karena turunnya indeks dollar AS dan sebagian lagi karena turunnya yields obligasi treasury AS dan kekuatiran akan inflasi global yang bisa menjadi problematik pada bulan-bulan yang akan datang.

Postur tehnikal jangka pendek dari emas juga sedikit membaik pada minggu ini sehingga mengundang para trader futures jangka pendek untuk masuk ke posisi beli.

Emas berjangka kontrak bulan Juni naik $31.30 ke $1,815.60 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Juli naik $0.378 ke $26.90 per ons.

Pasar saham global bervariasi namun kebanyakan naik pada perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah sedikit naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Minat trader dan investor kebanyakan tetap tinggi pada akhir minggu ini dan hal ini adalah bullish bagi saham.

Dari super Thursday, Bank of England tetap mempertahankan tingkat suku bunganya tidak berubah di 0.1% sebagaimana yang telah diperkirakan.

Namun bank sentral Inggris ini menaikkan outlook pertumbuhan ekonomi Inggris tahunan dari 5% menjadi 7.25%.

OIL (CLR): Minyak Turun Karena Koreksi Normal & Hasil OPEC

Harga minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) naik ke ketinggian beberapa minggu dengan semakin banyaknya negara-negara di seluruh dunia yang membuka perbatasan mereka untuk travellers.

Hal ini memperbaiki outlook permintaan minyak mentah WTI, meskipun naikknya kasus Virus Corona di India tetap memberikan keraguan terhadap kenaikan permintaan minyak mentah.

Namun harga minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan turun ke $64.63, melepaskan keuntungan yang telah diperoleh pada sesi perdagangan sebelumnya dan memperpanjang penurunan dalam perdagangan semalam, dari ketinggian sebelumnya di $66.73, karena koreksi normal setelah mengalami keuntungan yang besar sebelumnya.

Kenaikan harga minyak mentah WTI juga didukung oleh penurunan supply selain oleh outlook kenaikan demand.

Data dari Amerika Serikat menunjukkan penurunan mingguan terbesar dari supplies minyak mentah domestik sejak bulan Januari. Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan mingguan sebanyak 8 juta barel di dalam supply minyak mentah AS.

Penurunan harga minyak juga disebabkan karena tetap ada kekuatiran akan pengurangan pemangkasan produksi secara bertahap oleh Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) sebagaimana yang telah diputuskan dalam pertemuan OPEC sebelumnya.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.