ECONOMIC CALENDAR FOR TODAY

EDUCATION CORNER

Jam 20:30 WIB: data Retail Sales AS bulan Desember 2020 (Berdampak tinggi pada USD).

Penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan, dan pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Hal ini pada akhirnya akan mempengaruhi pertumbuhan. Rilis data menunjukkan persentase perubahan penjualan ritel dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Ada dua rilis yang diperhatikan, yakni penjualan ritel inti yang tidak termasuk otomotif (Core Retail Sales atau Retail Sales Ex Autos) dan penjualan ritel total atau Advance Retail Sales. Masing-masing data dirilis dalam basis bulanan (month over month atau m/m) dan tahunan (year over year atau y/y). Dalam hal ini, penjualan ritel bulanan dinilai lebih berdampak.

Bulan November lalu, Advance Retail Sales AS m/m turun menjadi -1.1%, jauh lebih rendah dari perkiraan -0.3%, dan menjadi yang terendah sejak bulan April lalu. Penjualan ritel inti juga turun menjadi -0.9%, jauh lebih rendah dari perkiraan +0.1%, dan merupakan yang terendah sejak April lalu. Advance Retail Sales bulan November y/y naik 4.1%, terendah dalam 3 bulan. Penurunan penjualan ritel terjadi pada toko pakaian, food services, toko elektronik, toko kendaraan bermotor, dan stasiun bahan bakar.

Untuk bulan Desember 2020, diperkirakan Advance Retail Sales m/m akan stagnan atau 0.0%, dan Core Retail Sales m/m akan turun 0.1% (atau -0.1%), sementara Advance Retail Sales y/y diperkirakan naik 3.6%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 21:15 WIB: data Industrial Production AS bulan Desember 2020 (Berdampak medium pada USD).

Data ini dirilis oleh The Fed dan juga disebut dengan Factory Output. Industrial Production mengukur perubahan volume output yang dihasilkan oleh sektor manufaktur, pertambangan, dan industri lainnya. Naik turunnya output produksi sangat bergantung pada siklus ekonomi, perubahan jumlah tenaga kerja, dan pendapatan konsumen.

Rilis data berupa persentase perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month over month atau m/m), dan perubahan yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Dalam hal ini, yang dianggap lebih berdampak adalah data m/m.

Output industri AS bulan November lalu naik 0.4%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.3%, tetapi lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 0.9%. Produksi kendaraan bermotor dan pertambangan mengalami kenaikan. Dalam basis tahunan (y/y), Industrial Production turun 5.5% (atau -5.5%), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang turun 5.0%.

Dengan masih bertambahnya kasus virus corona di AS yang menghentikan aktivitas industri, maka output industri AS untuk bulan Desember 2020 (m/m) diperkirakan kembali turun 0.5%, dan y/y akan turun 4.6%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.