SUMMARY FX & COMMODITIES

  • by

25 FEBRUARY 2021

EUR/USD – Harga naik setelah komitmen Fed pada suku bunga rendah dan berlalunya stimulus fiscal membuat beberapa investor khawatir bahwa inflasi dapat melebihi pertumbuhan. Ketakutan tersebut mungkin lebih lanjut mendukung mata uang terkait komoditas, karena komoditas naik dengan inflasi.
Resistance di 1.21883, Support di 1.21229

USDJPY – Harga naik setelah Pemerintah regional Jepang telah meminta langkah-langkah darurat pandemic dicabut menjelang tanggal 7 Maret yang dijadwalkan berakhir karena kasus Virus Corona baru cenderung lebih rendah, kata menteri ekonomi negara itu, menambahkan pemerintah akan mencari pandangan ahli sebelum menyetujui.
Resistance Utama 106.220, Support 105.306

USDCHF – Harga naik setelah komitmen Fed pada suku bunga rendah dan berlalunya stimulus fiscal membuat beberapa investor khawatir bahwa inflasi dapat melebihi pertumbuhan. Ketakutan tersebut mungkin mendukung mata uang terkait komoditas, karena komoditas naik dengan inflasi.
Resistance Utama 0.91183, Support 0.90135

GBPUSD – Pounds melemah tipis setelah komitmen Fed pada suku bunga rendah dan berlalunya stimulus fiskal. Dolar juga merosot ke level terendah tiga tahun dan mencatat kerugian terhadap mata uang komoditas, seiring meningkatnya taruhan bahwa pemulihan ekonomi global dari Pandemi Virus Corona membangkitkan minat risiko investor.
Resistance Utama 1.41807, Support 1.40867

AUDUSD – Harga naik setelah USD melemah ke posisi terendah dalam tiga tahun pada mata uang yang terkait komoditas karena diharapkan mendapat keuntungan dari kenaikan perdagangan global didorong rebound pertumbuhan ekonomi dunia.
Resistance di 0.79942, Support di 0.79163

XAUUSD – Emas menuju penurunan bulanan kedua berturut-turut karena lonjakan imbal hasil obligasi mengurangi permintaan akan logam, sementara investor juga mempertimbangkan komentar dari ketua Federal Reserve tentang pertumbuhan dan inflasi dengan berita vaksin yang menggembirakan.
Resistance di 1817.80, Support di 1787.51

Oil – Harga naik ke level tertinggi baru dalam 13 bulan setelah data pemerintah AS menunjukkan penurunan produksi minyak mentah karena badai musim dingin di Texas yang mengganggu produksi pekan lalu. Harga minyak ditutup mendekati level tertinggi hari itu, meskipun ada laporan dari Reuters bahwa OPEC+ mungkin membahas peningkatan produksi sebanyak 500.000 barel per hari yang dimulai pada bulan April ketika kelompok produsen utama bertemu minggu depan.
Resistance di 64.30, Support di 61.75

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.