WEEKLY OUTLOOK 17 – 21 Mei 2021

Naiknya Inflasi, Penyebaran Virus & Tensi Geopolitik

Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isu, di antaranya:

  • Kekhawatiran pasar atas naiknya inflasi dan kemungkinan pengetatan moneter oleh the Fed mulai mereda. Namun pasar akan terus memonitor pergerakan inflasi selanjutnya.
  • Perkembangan penyebaran virus corona tetap diperhatikan investor dengan terjadinya peningkatan kasus di Asia, namun sebaliknya penurunan di AS, Inggris dan Eropa.
  • Investor akan mencermati rilis risalah pertemuan FOMC Federal Reserve pada pertengahan minggu nanti.
  • Kenaikan tensi geopolitik di Timur Tengah, antara Israel dan Palestina, terus diperhatikan pasar global.

Untuk korban virus, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 162.5 juta orang terinfeksi di dunia dan 3.37 juta orang meninggal, dan menyebar ke 220 negara dan teritori.

Pasar saham dunia terpantau fluktuatif melemah, harga emas menanjak, dan US dollar bias ke rebound.

Minggu berikutnya, isu antara perkembangan pandemi virus corona dan prospek pemulihan ekonomi dunia akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Prima Market Review & Outlook 17 – 21 Mei 2021.

FOREX MARKET

INDEX MARKET

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum melemah dengan kekhawatiran investor atas kenaikan kasus Covid-19 di Asia dan naiknya inflasi dari AS.  Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir melemah ke level 28,084. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 29,685 dan 30,064, sementara support pada level 27,385 dan 27,002.

Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir melemah ke level 28,028. Minggu ini akan berada antara level resistance di 28,884 dan 29,596, sementara support di 27,718 dan 27,505.

Bursa saham Wall Street minggu lalu terpantau terkoreksi dari level rekornya oleh kekhawatiran pasar atas melonjaknya inflasi AS yang dapat menahan kebijakan akomodatif the Fed, namun bangkit lagi di akhir pekan dipimpin sektor teknologi. Dow Jones secara mingguan melemah ke level 34,382.1, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 34,812 dan 35,092, sementara support di level 33,555 dan 33,340.

Index S&P 500 minggu lalu melemah ke level 4,178.9, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4245 dan 4500, sementara support pada level 4035 dan 3939.

GOLD MARKET

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau lanjut menguat oleh data tertahannya retail sales AS serta merosotnya dollar di akhir pekan, sehingga harga emas spot secara mingguan menguat ke level $1,843.16 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1855 dan berikut $1875, serta support pada $1756 dan $1676.

«««

Apa yang terjadi di pasar global ternyata memiliki dampak kaitan yang erat dengan dinamika pasar domestik. Volatilitas pasar investasi global jelas punya pengaruh di sini. Investor lokal dituntut memiliki juga pengetahuan akan situasi pasar dunia dengan jeli dari waktu ke waktu.

Hal ini, untuk sebagian investor awam, tidak mudah dipahami. Memang pasar internasional bukan perkara mudah untuk dimengerti. Diperlukan pengenalan pasar yang secara konsisten harus dimonitor terus.

kami PT. PRIMA TANGGUHARTA FUTURES dapat membantu Anda sepenuhnya serta memanfaatkannya untuk keputusan investasi yang lebih akurat, sobat Prima Tangguharta! Sukses terus bagi investasi Anda.

ECONOMIC CALENDAR

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.