WEEKLY OUTLOOK 18-22 JANUARI 2021

Perkembangan Stimulus dan Penyebaran Virus

Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah berita, di antaranya:

  • Pasar terus mencermati detail paket stimulus fiskal dari Joe Biden senilai $1,9 triliun dan isyarat kenaikan pajak yang diberikannya.
  • Pidato Jerome Powell, Chairman the Fed, yang mengklarifikasikan tidak akan segera menaikkan tingkat suku bunga dan tidak mengurangi pembelian obligasi, juga diperhatikan pasar.
  • Perkembangan distribusi vaksin secara global terus dimonitor di tengah terus meningkatnya kasus baru corona virus di Eropa dan AS.

Untuk minggu ini ada beberapa Trending Topics yang cukup berpengaruh terhadap market.

Berikut Trending Topics terutama yang akan mempengaruhi Pelemahan Rival Utama Dolar AS:

  1. Yen Jepang melemah terhadap dolar AS merespon penilaian BOJ terhadap ekonomi Jepang. mencatat bahwa ekonomi berada dalam situasi “parah” di banyak wilayah, tetapi tanda-tanda peningkatan telah muncul, sementara Kuroda mengatakan pada hari sebelumnya bahwa BOJ akan mengambil langkah-langkah pelonggaran tambahan jika perlu.
  2. Aussie dolar tertekan anjloknya harga minyak mentah dunia di pasar komoditas serta laporan pemerintah Australia yang akan meminjam A$ 230 miliar pada tahun fiskal 2020/21, jauh lebih rendah daripada yang dikhawatirkan ketika awal pandemi tahun lalu
  3. Poundsterling tertekan oleh kontraksi pertumbuhan ekonomi Inggris secara bulanan, dimana ekonomi Inggris berkontraksi pada bulan November untuk pertama kalinya sejak rekor penurunan April dan lebih rendah dari yang diperkirakan pasar karena diberlakukannya kembali lockdwon demi pangkas lonjakan kasus covid-19
  4. Euro melemah ke posisi terendah 1 bulan merespon meningkatnya kasus COVID-19, rawat inap dan kematian, di samping perkembangan politik di seluruh Eropa. Pemerintah Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengumumkan pengunduran dirinya karena kegagalan sistemik dalam pemerintahannya; Partai CDU Kanselir Merkel pada hari Sabtu akan memilih pemimpin baru yang kemungkinan akan menjadi pesaing Kanselir berikutnya; dan Perdana Menteri Italia Conte akan menghadapi mosi tidak percaya pada hari Senin, setelah mantan PM Renzi menarik partainya dari koalisi pemerintah.

FOREX MARKET

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara umum menguat sebagai safe haven di tengah data retail sales AS yang lemah dan terkoreksinya bursa saham, dimana indeks dolar AS secara mingguan berakhir menguat ke 90.77.

Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau melemah ke 1.20734. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.21326 dan kemudian 1.22784, sementara support pada 1.20153 dan 1.19276.

Pound sterling minggu lalu terlihat menguat tipis ke level 1.35709 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.37442 dan kemudian 1.38678, sedangkan support pada 1.34910 dan 1.33654.

Untuk USDJPY minggu lalu berakhir melemah terbatas ke level 103.857.  Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 104.083 dan 104.380, serta support pada 103.489 serta level 103.192.

Sementara itu, Aussie dollar terpantau melemah ke level 0.77016 Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.78301 dan 0.79371, sementara support level di 0.76161 dan 0.75091.

GOLD MARKET

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau terkoreksi di tengah meredanya ketegangan politik di AS dan naiknya yields U.S. Treasury, sehingga harga emas spot secara mingguan melemah ke level $1,849.22 per troy ons.

Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistance di $1959 dan berikut $1965, serta support pada $1828 dan $1764.

ECONOMIC CALENDAR

Disclaimer:

Bertransaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang.

Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektifitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor.

Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung di dalamnya disediakan hanya sebagai komentar pasar secara umum saja.