PRIMA MARKET NEWS WEEKLY OUTLOOK 26-30 Oktober 2020

  • by

Fokus Pasar Minggu Ini

Harga Gold berpeluang bergerak turun terbatas di tengah outlook menguatnya dolar AS dibalik ketidakpastian stimulus AS serta laporan yang mengatakan bahwa obat remdesivir dari Gilead Sciences telah diizinkan oleh FDA untuk penanganan virus korona. Namun, penurunan berpeluang terbatas mengingat hasil poling sementara yang mengunggulkan Joe Biden menjelang pilpres AS dibalik janjinya yang akan mengeluarkan lebih banyak bantuan stimulus korona dibandingkan Trump. Selanjutnya fokus hari ini akan tertuju ke data penjualan rumah baru di AS yang dirilis pukul 21:00 WIB.

Gold Tehnikal

Harga emas berpeluang untuk memperdalam penurunannya, mengincar support di $1890 jika berbalik  menguatnya dolar AS dibalik sentimen ketidakpastian kesepakatan stimulus dan pemilu di AS. Potensi rentang perdagangan minggu ini di area $1890 – $1927.


Harga minyak berpeluang turun terbatas karena meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu serta melonjaknya kasus Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat yang dapat melambatkan tingkat permintaan bahan bakar. Namun secara keseluruhan pergerakan oil jangka panjang dalam trends naik mengingat antisipasi pasar terhadap lonjakan permintaan sebagai effek disetujuinya stimulus ekonomi di banyak negara.

Crude Oil

Turunya permintaan diprediksi berdampak terbatas, selain itu Sentimen meningkatnya aktivitas rig AS turut menekan harga. membidik support di $38.70. Potensi rentang perdagangan sesi minggu ini di $37.20 – $40.00


EURUSD berpotensi dalam tekanan terbatas karena kekhawatiran akan lonjakan kasus Covid-19 di Jerman dan Perancis yang merupakan negara dengan tingkat ekonomi terbesar di Eropa. Selanjutnya fokus akan tertuju data iklim pengusaha Jerman Ifo pukul 16:00 WIB. Saat ini kakus corona masih menjadi issue utama mengingat perkembanganya masih berlanjut. Namun dengan ditemukanya anti virusnya terlihat effek negatifnya sudah mulai terbatas. 

EURUSD Tehnikal

Ditopang oleh optimisnya data indeks manufaktur Jerman dan zona Euro telah memicu penguatan EURUSD di hari Jumat, ditutup menguat 43  pips di level 1.1862

EURUSD  berpotensi untuk berbalik turun, mengincar support di 1.1770 jika pasar kembali mencemaskan outlook peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara di Eropa seperti di Jerman dan Perancis, dua negara lokomotif ekonomi Eropa. Potensi rentang perdagangan minggu ini di kisaran 1.1770 – 1.1915


GBPUSD masih dibayangi tekanan turun dalam jangka pendek karena outlook no-deal Brexit, dimana dalam negosiasi terakhir belum menunjukkan adanya progres terkait masalah-masalah utama.


GBPUSD Tehnikal

GBPUSD berakhir turun 43 pips ke level 1.3041 karena sentimen pesimisnya data ekonomi Inggris serta pasar yang masih mencemaskan outlook no-deal Brexit.

Penurunan GBPUSD berpeluang berlanjut, membidik support di 1.2950 di tengah outlook no-deal Brexit dan menguatnya dolar AS. Potensi rentang perdagangan minggu ini di kisaran 1.2950(kritikal point) sd  – 1.3270.

USDJPY 
Optimisnya data inflasi inti Jepang telah menjadi pemicu penguatan mata uang yen di hari Jumat, membuat USDJPY berakhir turun 10 pips di level 104.78.


USDJPY berpeluang untuk bergerak naik terbatas, dengan resisten di 105.10 hingga 105.60. penguatanya masih dapat berlanjut bila optimism sitimulus berlanjut. rentang perdagangan minggu ini di kisaran 104.00 – 105.10

AUDUSD 

Ditopang optimisnya data indeks manufaktur dan jasa Australia telah memicu penguatan AUDUSD di sesi perdagangan hari Jumat, berakhir naik 20 pips di level 0.7138.

AUDUSD berpotensi melemah, terbatas mengincar support di 0.7070, namun ,asih rentan terhadap issue stimulus ekonomi dan jika menguatnya dolar AS dibalik, Potensi rentang perdagangan minggu ini di kisaran 0.7070 – 0.7235.

NIKKEI 

Indeks Nikkei berakhir turun sebesar 30 poin di level  23555 pada hari Jumat karena dipicu sentimen menguatnya mata uang yen dan anjloknya Wall Street. Perlu diingat kinerja eksport jepang sangat bergantung dari nilai tukarnya, jadi semakin menguatnya yen akan semakin menekan index Nikkei

Indeks Nikkei berpotensi turun lebih lanjut, menguji support di 23.340 hingga 23.300 di tengah sentimen ketidakpastian stimulus di AS dan lonjakan kasus Covid-19. Potensi rentang perdagangan minggu ini dikisaran 23.300 -23700.


HANGSENG 

Ditopang kenaikan saham energi dan keuangan telah berimbas positif terhadap pergerakan indeks Hang Seng di hari Jumat, berakhir naik 110 poin di level 24944. Secara keseluruhan data ekonomi china masih menujukan kondisi positif. Akhir pekan ini data manufacturing PMI china diprediksi masih stabil 51.5 dari data sebelumnya sama.

Hangseng diperkirakan bergerak dalam range 24.400 hingga 25.100 dalam minggu ini, outlook stimulus seharusnya semakin membuat index saham positif

Economic agenda